continually

tanggal 30 Desember kemarin aku sakit : muntah muntah dan diare. sampai saat ini masih kerasa ada perih perih di lambung tapi sudah lebih bearable. kalau sebelumnya, ketika sakitnya muncul aku bisa teriak-teriak karena rasanya perih sekali di ulu hatiku.

pagi ini aku berpikir? kapan ya ini bakal sembuh lagi seperti sediakala? apakah aku masih bisa sembuh lagi? atau jangan-jangan ini permanen nih? waduh.

mulai, overthinking.

praise to God, by reading the Bible, He tells me a story about Noah.

kala itu Nabi Nuh sudah terapung di dalam bahteranya selama lebih dari 40 hari. lalu Tuhan mengingat Nuh dan mulai menghembuskan angin untuk menyurutkan airnya secara berkesinambungan.

And the waters receded continually from the earth. At the end of the hundred and fifty days the waters decreased.

Genesis‬ ‭8‬:‭3‬ ‭NKJV‬‬

lalu Tuhan seakan memberikan rhema padaku. “kadang Aku tidak bekerja secara langsung menghilangkan penyakitmu, tapi Aku menyembuhkanmu secara perlahan tetapi continuously.”

seketika itu juga aku merasa damai.

aku ga tau apa yang akan terjadi di masa mendatang, tapi aku tahu Tuhan ada bersamaku.

His continuity is the proof of His never ending providence


Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai