resolusi/re·so·lu·si/ /résolusi/ n putusan atau kebulatan pendapat berupa permintaan atau tuntutan yang ditetapkan oleh rapat (musyawarah, sidang); pernyataan tertulis, biasanya berisi tuntutan tentang suatu hal: rapat akhirnya mengeluarkan suatu — yang akan diajukan kepada pemerintah
KBBI online
“..tuntutan tentang suatu hal..”
perlukah kita membuat sebuah resolusi di tahun baru? atau dengan mengambil makna dari KBBI tadi, perlukah kita menuntut diri kita melakukan sesuatu sepanjang tahun 2024 ini?
betul bahwa tahun baru adalah waktu yang baik untuk memulai sebuah perubahan. betul juga, bahwa tahun baru maka muncul pula harapan baru. saya tidak mengecilkan eksistensi hari tahun baru.
hanya saja, untuk membuat resolusi di 1 januari 2024 yang nanti di 31 desember 2024 belum tentu kita ingat, apakah itu perlu? apakah itu akan membuat kita jadi pribadi yang lebih baik? atau ini akan menjadi sekedar visi misi yang terlupakan dan tidak tercapai?
tapi seperti Tulus bilang di lagunya “tuntutlah sesuatu biar kita jalan ke depan”, saya sedikit banyak jadi tergerak membuat tuntutan pada diri. biar jalan ke depan kan?
dasar manusia overthinking! ngapain sih kayak gini dipikirin. mau bikin silakan, mau enggak bikin juga ya udah dong
haha. bener juga. apakah saya sudah sukses memulai 2024 dengan penuh pikiran ga penting? atau ini bentuk insecurities, takut kalau bikin resolusi ga akan tercapai?
sebenarnya, tercapai atau tidaknya sebuah personal target pada akhirnya bergantung pada konsistensi dan konsistensi bisa tercapai kalau kita punya ketekunan, kedisiplinan, dan daya tahan. mampukah saya melakukannya?
tahun-tahun sebelumnya konsistensi bukanlah kekuatan saya. saya orang paling tidak disiplin di rumah ini. jadi apakah tahun 2024 ini saya akan mampu menghilangkan ketidakdisiplinan saya? we’ll see.
selain itu, setelah hidup 34 tahun, saya belajar bahwa target yg terlalu muluk-muluk itu memang memotivasi, tapi jarang berhasil. jadi kalau saya mau bikin tuntutan pada diri sendiri, saya rasa harus sederhana, terukur, dan feasible untuk saya lakukan.
monitoring juga perlu dilakukan agar list tuntutan ini bukan hanya sekedar jargon usang.
kesimpulan dari pikiran ga penting ini : perlu ataupun ga perlu, tercapai ataupun ga tercapai, bukankah lebih baik jika hidup kita punya tuntutan (walau sederhana) agar kita tahu kemana harus melangkah?
so here’s my simple personal target for 2024 :
- baca firman setiap hari. at least 1 ayat 1 hari.
- choose to live frugally. setiap hari, selalu tahan keinginan diri untuk jajan. syukuri makanan di rumah.
- less scrolling, more reading. 1 halaman buku per hari. social media max 30 menit sehari.
udah. segitu dulu. bisa ga ya? kita coba yaa
happy new year!


























